Translate

THE POWER OF SOTERIA

Rasul Paulus menulis, "Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokokh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani" - Roma 1:16. Allah secara cuma-cuma menawarkan hidup kekal dalam Yesus Kristus kepada kita. Namun, memahami proses yang bagaimana hidup itu disediakan bagi kita sering sulit kita pahami. 

Oleh karena itu, Allah memakai berbagai gambaran dalam Alkitab untuk menolong kita memahami konsep ini. Masing-masing dengan penekanannya yang unik. Keselamatan (Yun. soteria) berarti, "pembebasan; pengantar dengan aman melalui; dan menjaga dari bahaya". Dalam Perjanjian Lama, Allah telah menyatakan diri sebagai yang menyelamatkan umat-Nya - Mzm. 27:1; 88:2; Yes. 25:6. 

Dalam Perjanjian baru itu digambarkan sebagai "jalan" yang menerobos kehidupan ini menuju kepada persekutuan abadi dengan Allah di sorga - Mat. 7:14; Mrk. 12:14; Yoh. 14:16; KPR 16:17; 2 Ptr. 2:2, 21. Jalan keselamatan ini harus dijalani hingga ke akhirnya. 1. Yesus menjadi satu-satunya jalan. Kristus menjadi jalan satu-satunya menuju kepada Bapa. Allah tidak menyediakan jalan lain bagi manusia untuk mencapai Dia. 

Hanya Yesus Kristus sajalah yang telah ditetapkan oleh Allah menjadi jalan yang dapat membawa manusia kembali kepada-Nya - KPR 4:12. Keselamatan disediakan bagi kita oleh kasih karunia Allah, yang diberikan-Nya dalam Kristus Yesus - Rm. 3:24, berlandaskan kematian Rm. 3:25; 5:8; kebangkitan - Rm. 5:10; dan syafaat-Nya yang terus menerus bagi orang percaya - Ibr. 7:25. 2. Keselamatan hanya oleh kasih karunia. Kita diselamakan hanya oleh anugerah atau kasih karunia Allah. Kita bisa menerima kasih karunia Allah hanya melalui iman pemberian-Nya. 

Iman pemberian Allah inilah yang memungkinkan kita percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi - Rm. 3:22, 24-25. Keselamatan datang kepada kita sebagai akibat dari kasih karunia Allah kepada kita Yoh. 3:16; dan tanggapan kita dengan iman - Efesus 2:8. 3. Keselamatan itu utuh sempurna Keselamatan utuh - sempurna ini meliputi: 

1. Masa lampau. 
Keselamatan meliputi pengalaman pribadi yang dengannya kita sebagai orang percaya menerima pengampunan dosa - KPR 10:43; Rm. 4:6-8 dan berpindah dari kematian rohani kepada kehidupan rohani - 1 Yoh. 3:14; dari kuasa dosa ke kuasa Tuhan - Rm. 6:17-23; dari kekuasaan Iblis ke kekuasaan Allah - KPR 26:18. Tahap ini membawa kita kepada hubungan pribadi yang baru dengan Allah - Yoh. 1:12 dan membebaskan kita dari hukuman dosa - Rm. 1:16; 6:23; 1 Kor. 1:18. 

2. Masa kini. 
Yesus menyelamatkan kita dari kebiasaan dan kekuasaan dosa serta memenuhi kita dengan Roh Kudus. Tahap ini meliputi: (1) Hal istimewa untuk berhubungan secara pribadi dengan Allah selaku Bapa kita dan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita - Mat. 5:9; Yoh. 14:18-23. (2) Panggilan untuk menyatakan diri mati terhadap dosa - Rm. 6:1-14 dan tunduk pada pimpinan Roh Kudus - Rm. 8:1-17 dan firman Allah - Yoh. 8:31; 14:21; 2 Tim. 3:15-16. (3) Undangan untuk dipenuhi dengan Roh Kudus serta perintah untuk tetap dipenuhi - KPR 2:33-39; Ef. 5:18. (4) Tuntutan untuk memisahkan diri dari dosa- Rm. 6:1-14; dan angkatan yang jahat ini - KPR 2:40; 2 Kor. 6:17. (5) Panggilan untuk berjuang bagi Kerajaan Allah melawan Iblis dan setan-setan - 2 Kor. 10:4-5; Ef. 6:11, 16; 1 Ptr. 5:8. 

c. Masa depan. 
Keselamatan di masa depan, meliputi: (1) Pembebasan dari murka Allah yang akan datang - Rm. 5:9; 1 Kor. 3:15; 5:5; 1 Tes. 1:10 5:9. (2) Ikut serta dalam kemuliaan ilahi - Rm. 8:29; 1 Kor. 15:49 serta menerima tubuh kebangkitan yang diubah - 1 Kor. 15:52. (3) Menerima pahala sebagai pemenang yang setia - Why. 2:7. Keselamatan yang akan datang ini adalah tujuan yang diusahakan oleh semua orang Kristen - 1 Kor. 9:24-27; Fil. 3:8-14. Semua peringatan, disiplin, dan hukuman saat ini bertujuan agar orang percaya jangan bermain-main dengan dosa lagi.

Post a Comment for "THE POWER OF SOTERIA"